MALUKUTERCINTANEWS.COM, Sebanyak 34 orang siswa sekolah lansia angkatan pertama dari Bina Keluarga Lansia (BKL) Ceria Kelurahan Wainitu, Ambon, Maluku di wisuda.
Hadir dalam acara itu, Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, ketua TP-PKK, Lisa Wattimena, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr Mauliwaty Bulo, M.Si, Kepala OPD lingkup Pemkot Ambon, Rohaniawan, Camat Sirimau, para wisudawan/I lansia, serta undangan lainnya.
Wisuda Sekolah Lansia Kota Ambon, berlangsung di Hotel Marina Ambon, Sabtu (13/12/2025).
Dalam sambutan Walikota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan bahwa negara memiliki kewajiban untuk memenuhi hak dan kesejahteraan anak serta lansia.
Tanggung jawab pemerintah meliputi seluruh tahap kehidupan warga, mulai dari lahir hingga memasuki usia lanjut. Kehadiran negara harus dirasakan melalui pelayanan dasar, perlindungan sosial, dan kebijakan yang menguntungkan kelompok rentan.
Kita urus warga dari lahir sampai meninggal berupa, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pencatatan kependudukan, pendidikan, lapangan kerja di usia produktif, dan dukungan untuk hidup layak saat tua.
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon juga menyiapkan program bantuan sosial untuk warga yang kurang beruntung, bahkan hingga akhir hayat melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan.
Jadi peran keluarga dan masyarakat, dalam memperlakukan anak dan lansia dengan kasih. Ia mengingatkan agar lansia tidak dianggap beban, melainkan aset berharga yang telah banyak berbakti.
Selama puluhan tahun mereka membesarkan kita, jadi kita wajib pastikan mereka menikmati hari tua dengan sukacita.
Bahwa Sekolah Lansia Kota Ambon adalah bentuk komitmen konkret pemerintah, untuk membuat lansia tetap produktif, bersosialisasi, dan menjaga kesehatan fisik serta mental.
Di sini mereka merasa dihargai, bisa belajar, berbagi cerita, dan tetap berdaya. Itu adalah wujud kehadiran negara bagi mereka.
Pemerintah Kota Ambon akan terus memperkuat kebijakan untuk anak dan lansia guna membangun kota yang inklusif, berkeadilan, dan berkeadaban.
Anak adalah masa depan, lansia adalah fondasi negara, sehingga tak boleh abai keduanya. (*







